Workshop Madrasah Binaan Tahap II
Posted on: December 15, 2016, by : admin
dsc_1197

http://onlinerx365.com/wellbutrin_sr_generic.html|purchase Wellbutrin Sr_ online Setelah dikaji, ternyata ada beberapa masalah yang dihadapi dalam pengembangan perwakafan di Indonesia saat ini, antara lain adalah tentang pemahaman masyarakat tentang hukum wakaf, pengelolaan dan manajemen wakaf, serta keberadaan benda yang diwakafkan dan kelembagaan nazhir. Problematika kedua dalam pengembangan wakaf adalah tentang tatakelola wakaf. Kelola wakaf yang belum maksimal dan salah urus berdampak pada adanya harta wakaf yang terlantar, bahkan ada harta wakaf yang hilang. Dampak tersebut disebabkan antara lain wakaf tidak dikelola secara profesional dan produktif. Problematika pengembangan wakaf yang ketiga adalah tentang eksistensi nazhir. Nazhir adalah salah satu unsur penting dalam perwakafan. Berfungsi atau tidaknya intitusi wakaf sangat tergantung pada kemampuan nazhir. http://onlinerx365.com/cialis_daily_tadalafil_generic.html|generic Cialis Daily online Untuk mencari solusi problematika diatas maka, pada tanggal 8-9 September 2016 Jurusan Syari’ah dan Ekonomi Islam mengadakan Workshop Madrasah Binaan Tahap II dengan tema: Intensifikasi Pengelolaan Wakaf bagi Nadzir Yayasan, Pesantren, dan Madrasah se-Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan mekanisme proses pengurusan administrasi dan sertifikat wakaf. Selain itu, dalam kegiatan ini juga diberikan panduan teknis mengenai manajemen pengelolaan wakaf secara produktif. Diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini, kualitas dan kompetensi nadzir wakaf akan meningkat secara signifikan. http://onlinerx365.com/caverta.html|http://onlinerx365.com/caverta.html Peserta kegiatan ini sebagian besar berasal dari pengelola Yayasan Pendidikan serta Yayasan Pondok Pesantren dari wilayah Ponorogo. Narasumber pertama yang mengisi materi dalam kegiatan ini adalah Bapak Drs. H. Imama Nawawi Kepala ATR/BPN Kab. Ponorogo yang memberikan materi tentang prosedur/teknis pengajuan sertifikat wakaf; kemudian narasumber kedua adalah Bapak Drs. H. Irhamni dari kantor Kemenag Kab. Ponorogo yang memberikan penjelasan tentang problematika dan solusi pengembangan wakaf. Narasumber terakhir dalam kegiatan ini adalah Bapak Dr. Miftahul Huda, M.Ag., merupakan dosen Jurusan Syari’ah dan Ekonomi Islam yang memberikan materi tentang manajemen pengelolaan wakaf dalam upaya untuk memberdayakan sosial ekonomi umat.

http://onlinerx365.com/zithromax_generic.html|Zithromax Generic Order Online